Menabur Benih Generasi Robbani

TIPS MENDIDIK ANAK MENJADI GENERASI ISLAMI

Oleh: Ustadz Samsul Afandi

 

Dalam kehidupan ini orang tua memiliki tanggung jawab yang besar di dunia ini yaitu memberikan pendidikan yang terbaik buak anak-anaknya, di samping mereka harus beribafdah dan menjalankan tugas sebagai kholifah Allah di dunia ini. Continue Reading

bahasa arab

anggota tubuh

TIPS SALING MEMAAFKAN

TIPS SALING MEMAAFKAN

Oleh : Ustadz Samsul Afandi, SS.,M.Pd

Upaya saling maaf memaafkan memang mudah untuk diucapkan tetapi betapa sulitnya untuk direalisasikan,karena itu di bawah ini ada beberapa tips untuk bisa saling memaafkan kesalahan orang lain,yaitu:

1. Dasari silaturrahmi dengan niatan karena Allah,agar kita dalam melakukan silaturrahmi tidak bertendensi dengan apapun dan tekat kita menjadi bulat untuk mencapai kebaikan

2. Dasari silaturrahmi dengan nilai keimananan, artinya berangkatlah dalam silaturrahmi dengan panggilan iman bukan panggilan rekan atau sungkan pada seseorang

3. Lupakan semua kesalahan orang lain dan jangan diingat-ingat kesalahan orang lain. Ini bertujuan agar kita bersilaturrahmi memiliki pikiran yyang positif (husnudzon) dan terhindar dari su’uudhan.

4. Lupakan kebaikan diri sendiri pada orang lain,agar kita dalam bersilaturrahmi tidak meresa berjasa pada orang lain.Sebab perasaan berjasa akan mendorong seseorang tidak ikhlas dalam beramal.

5. Ingat selalu kekurangan dan kesalahan diri kita pada orang lain,sehingga kita semakin mantap untuk meminta maaf pada orang lain dan mereasapuas dengan pemberian maaf dari orang lain. Di samping itu, kita berangkat untuk silatur rahmi dengan hati yang tawadhu’ dan khudhu’ .Dan sifat ini merupakan sifat yang mulia.

6.Ingat selalu kebaikan dan jasa-jasa orang lain kepada kita selama ini.Dengan mengingat jasa dan kebaikan orang lain kepada kita,maka kita akan tertanam pada diri kita rasa terimakasih dan syukur.Dengan sifat inilah kita bersilaturrohmi dengan penuh ketulusan dan syukur.

7.Ingat, dalam silaturrahmi Allah selalu mengawasi kita semua.Ini bertujuan agar kita menjalankan silaturrahmi selalu hati-hati dari perkara yang merusak nilai silaturrahmi seperti riya’, takabbur, ujub,dan lain sebagainya.

semoga kita dapat menjalankan silaturrahmi dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. bukan silaturrahmi seperti blangkon yaitu bendolburi. artinya baik didepan, sopan di depan tetapi ngrundel dibelakan.

HALAL BI HALAL

HALALBI HALAL

Oleh : Ustadz Samsul Afandi,SS.,M.Pd

Manusia pada dasarnya mempunyai dua tugas utama dalammenjalani hidup di dunia ini,yaitu tugas sebagai hamba Allah swt yang bertujuan agar manusia selalu menyembah dan mengapdi kepada Allah sepanjang hayatnya.dan yang kedua adalah tugas sebabgai kholifah Allah yaitu,bertugas untuk menciptakan kedamaian, kemakmuran,kebaikan, keamanan, dan berbuat kebaikan kepada sesamadan masenua makhluk yang ada. Dua tugas ini harus dijalankan seiring dan seibang baik hablum minalloh maupun hablum minan nas.

Jika salah satu tugas yang ditunaikan dan tugas yang lainnya diabaikan maka sudah dipastikan dia akan merugi.  Dalam menjalankan dua tugasnya manusia diberi oleh Allah petunjuk yaitu al-qur’an dan teladan yang mulia yaitu baginda Rasul Muhammad saw. Tetapi, diasamping ituAlloh juga memberikan ujian hidup berupa penbggodanya yaitu adanya setan dan pengikutnya untuk selalu menggoda manusia agar terjerumus dalam perbuatan maksiayatserta nafsu yang berada dalam sanubarinya.Nafsu ini selalu mengajak manusia untuk berbuat buruk dan kejahatan.

Karena itulah,manusia yang bersifat alpa dan penuh kesalahan lalu Alloh menganugrahkan bulan suci Ramadhan sebagai media waktu untuk mensucikan diri di hadapan Allah swt. Dengan berbagai macam ibadah yang dilakakukan di bulan Ramadhan berharap Allah berkenan mengampuni semua dosa dan alpa kita. Ini merupakan dosa kepada Allah. (hubungan Allah dengan kita). Lalu bagaimana dengan dosa-dosa yang berkaitan dengan manusia atau anak adam yang lainnya?

Dosa ini tidak akan diampuni hingga dia /orang yang bersangkutan mau meminta maaf pada orang yang pernah didholimi.karena itu, ada istilah halal bi halalyaitu saling menghalalkan semua hak yang pernah diadholimi dan salaing terbuka untuk meminta maaf dan memberikan maaf kepada orang lain.Disinilah pentingnya nilai silatur rahmi saling mengunjungi dan saling memaafkan,saling terbuka,dan mempererat hubungan kekeluargaan atas dasar nilaikeimanan.

Jika dosa kita kepada Allah telah diampuni dan alpa kita sudah dimaafkan oleh orang yang bersangkutan, maka insya Alloh kita akan menjadi orang yang bersih suci, dan fitri (kembali pada kesucian). Dengan demikian kita akan memperoleh predikan ‘iidul fitri (kembali pada kesucian) dan dengan diri yang suci, pikirang yang jernih , serta hati yang bening maka dibulan syawalini kita akan mengalami banyak peningkatan baik ubudiyahnya maupun aktivitas kesalehan kita baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia.

Semoga semua amal kita selama bulan suci Ramadhon diterima Allah SWT dan semua dosa kita di maghfiroh ole-Nya. Amiin ya Robbbal ‘aalamin.

Hati-Hati UN bisa menjerumuskan

Tidak bisa dipungkiri bahwa setia orang tua menginginkan putra putrinya lulus dengan nilai terbaik di UN. Keinginan ini menyebabkan banyak orang yang khawatir, cemas, dan bahkan hingga sakit. Ketakutan dan kehawatiran orang tua ini tanpa disadari telah mendorong orang tua untuk bersikap otoriter dan apriori kepada anak-anaknya. Continue Reading

Tiada Yang Tidak TerBalas

Ada sebuah kisah nyata yang terjadi didalam kehidupam masyarakat. Cerita ini saya dengar dari seorang Doktor alumni dari Amerika Serikat pada saat saya mengikuti kuliah di pasca sarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tepatnya hari Selasa tanggal Continue Reading

GURUKU

GURUKU

Buah karya: Samsul Afandi

 

Guruku …………………..

Engkau orang tua yang menyayangiku

Engkau curahkan perhatianmu

agar aku menjadi sosok pribadiku Continue Reading

kiat belajar bahasa asing

 

Kiat Belajar Bahasa Asing

Seekor ibu tikus sedang berjalan-jalan dengan kedua anaknya. Di tengah jalan mereka bertemu dengan seekor kucing yang mengejar mereka. Mereka pun berlari. Tiba-tiba sang ibu Tikus berbalik menghadap sang kucing, sambil berteriak ”Grrrrrr… Guk…Guk… Guk…Grrr….!” dengan suara lantang. Mendengar suara anjing galak, sang kucing pun lari terbirit-birit.
alu, ibu tikus tersebut kembali kepada anak-anaknya yang sedang terpana melihat apa yang baru saja terjadi. Sang ibu tikus lalu berkata, ”Itulah gunanya kita belajar bahasa asing!”
Pernyataan sang ibu tikus ada benarnya. Continue Reading

النظرية التخليلية

النظرية التحليلية

الأستاذ: شمس الأفنذي

 

ا

الباب الأول

مقدمة

قد درسنا عن عدة التعارف للغة كما عرفها ابن خلدون أن اللغة هي ملكة فى اللسان، وكذا الخط صناعة ملكتها فى اليد.[1] وعرف ابن جني اللغة: حد اللغة أصوات يعبر بها كل قوم عن أغراضها.[2]

قد كانت اللغة أولى وسائط الحياة الاجتماعية.[3] هي وسائل الاتصال بين أعضاء المجتمع.  عندما يتكلم الإنسان، فإنه يستعمل ألفاظا وجملا. وعلى هذا، فاللغة أداة للتعبير. فالإنسان العادي يعبر عن أفكاره وشاكله وفي قضاء حاجاته وحل مشكلاته والإتصال بالأفراد والجماعات.[4] اللغة التي يستخدمها الانسان لتعبير ما من الأفكار والشعور الذهني و الثقافات والحضارات من نتاج المجتمع.

قد تكون اللغة في الحوار أو الكتابة غموضا و تشبها و تجريدية أو مجازيا أو لها معان متعددة أو كلمات المشترك اللفظي إلى مكوناتها أو معانيها المتعددة التي لا يفهم معناها من معاني مفرداتها ومن العلاقات النحوية القائمة بينها. لفهم هذه اللغة نحتاج إلى دراسة معاني الكلمات أو يسمى بعلم الدلالة.

إن فى الطبيعة الحقيقة للغة يمكن فقد فهمها من خلال فهم المعنى. لأنه  يلعب دوره دورا كبيرا  فى كل مستويات التحليل اللغوي بدءا من التحليل الفونيمي. بل يلعب دورا كبيرا فى تطبيقات كثيرة لعلم اللغة مثل طرق الاتصال وتعليم اللغة و الترجمة و دراسة اكتساب اللغة أو الحوار بين الشخصين أو أكثر. لذلك، لابد لنا أن نهتم ببيان معاني المفردات أو الكلمات، وذلك حين تعمل الوحدات اللغوية كرموز لأشياء خارج الدائرة اللغوية أو حين تكون العلاقات بعض الحقائق المعينة في الواقع. والآخر نهتم أيضا ببيان معاني الجمل والعبارات و التراكيب أو العلاقات بين الوحدات اللغوية مثل المورفيمات والكلمات و الجمل.

إن مفردات اللغة تنقسم من حيث دلالتها على المعنى ثلاثة أقسام: الأول: يدل اللفظ الواحد على المعنى الواحد monosemy  وهذا هو الأصل. (ويطلق أولمان على الاسم حين يرتبط بمعنى واحد مصطلح الموافق الدلالية البسيطة). الثانى: يدل اللفظ الواحد على أكثر من معنى وهذا ما يسمى بالمشترك اللفظي homonymy  ويدخل فيه الأضداد. (ويطلق أولمان على هذه الحالة المواقف الدلالية المركبة). الثالث: يدل اللفظان أو أكثر على معنى واحد. وهذا يسمى بالمترادف synonymy.[5] وهذه المجالات قد كانت تبحث فى علم الدلالة. Continue Reading

SEDIKIT

SEDIKIT

Oleh : Ustadz Samsul Afandi, SS

Apa yang membedakan kita dengan Rasulullah SAW? Di antara jawabannya terletak pada kata sedikit. Coba kita renungkan! Rasulullah SAW itu sedikit berbicara, kalau kita sedikit-sedikit berbicara; Rasulullah SAW itu sedikit tertawa, kalau kita sedikit-sedikit tertawa; Rasulullah SAW itu sedikit Continue Reading