TAWADHU’ BERSAMA POHON PADI
Pohon padi itu menyimpan i’tibar yang berharga. Coba perhatikan, semakin tua, semakin menguning, dan semakin berisi, ternyata ia semakin menundukan diri. Ini artinya seyogyanya seseorang itu semakin bertambah usianya, semakin dalam ilmunya, semakin tinggi kedudukannya, semakin luas wawasannya, maka seharusnya bertambah tawadhu’nya. Tawadhu’ merupakan cerminan dari kepribadian cendikiawan yang ilmunya membumi kerelung sanubarinya. Ilmunya tercermin pada sikap, ucapan, dan prilakuntya.
Kalau ia melihat anak kecil, dia menjadi malu sebab dia merasa dirinya itu banyak berbuat dosa dan maksiat sedangkan anak kecil itu masih jauh lebih bersih dari dirinya.
Kalau melihat orang miskin, dia malu karena dia berfikir bahwa orang miskin itu ringan hisabnya sedangkan dirinya akan menjalani perhitungan yang sangat panjang dan belum tentu perhitungannya itu meloloskan dirinya dari murka Allah. Karena itu, orang berilmu tandanya adalah semakin tawadhu’, sedikit bicaranya, dan banyak amalnya. Sanjungan, pujian, ketenaran, kemegahan, keuntungan dunia akan dinafikan bagi dirinya.
tips said,
May 16, 2009 at 9:30 pm
sayangnya blog anda statusnya nofollow…ganti dong statusnya menjadi dofolow