Mengajarkan warna kepada anak didik banyak cara dan strateginya. Semua yang ada dapat menjadi media untuk mengenalkan warna. KBM dapat dilakukan di dalam atau di luar kelas. Jika di dalam kelas guru dapat menggunakan peralatan atau benda-benda di dalam kelas. Caranya, guru menyebutkan benda dan warnanya dalam bahasa Arab. Misal, ini pensil biru, itu buku merah, atau dengan tanya jawab: apa itu? itu meja coklat. begitu seterusnya hingga anak didik memahami macam-macam warna sekaligus bendanya. Kemudian siswa diminta menyebutkan benda dan warnanya sekaligus di depan kelas atau berkeliling di dalam kelas sambil menunjuk benda dan mengucapkan bahasa Arabnya benda tersebut. Kemudian guru menyuruh siswa menuliskan dalam bukunya atau  di LKS yang sudah disiapkan oleh guru. Kelebihan strategi ini adalah siswa dapat mengetahui bahasa Arab benda dan warnanya secara langsung (kontekstual) dan siswa langsung mendemonstrasikan melalui lisan (maharatul kalam). Sehingga kemampuan siswa baik kalam, kitabah, qiro’ah, dan istima’ dapat diperoleh siswa dalam satu pertemuan. Bisa juga dengan menggunakan gambar berwarna, kertas lipat (melipat  sambil belajar warna), atau power point yang menarik siswa.

Jika di luar kelas, siswa bisa diajak ketaman atau halaman sekolah, atau tempat parkir, atau lingkungan sekolah. Jika di taman mereka dikenalkan benda-benda yang ada di taman dengan bahasa Arab sekaligus menyebutkan warnanya. Misalkan bunga melati putih, bunga mawar merah, batu hitam, rumput hijau, pagar orens, pohon coklat, dan lain-lain. kemudian siswa diminta untuk menyebutkan benda-benda tersebut dan warnanya secara bersama-sama, kelompok, atau acak.  atau dibuat dengan permainan tanya-jawab antara dua kelompok atau tiga kelompok. Dengan belajar membaur dengan alam, belajr macam-macam warna memalui alam akan lebih mengasikan dan menarik bagi siswa dan KBM akan lebih kondusif. Pada saat itulah, guru disamping mengajarkan warna, juga menanamkan kebesaran dan keagungan Allah SWT Sang Maha Pencipta.  Selamat mencoba.

About these ads

One response »

  1. annajib says:

    insyaallah lain waktu kita lengkapi dengan contoh-contoh konkritnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s