<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Annajib's Weblog</title>
	<atom:link href="http://annajib.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://annajib.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Oct 2009 06:23:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on ULAMA-ULAMA TERKEMUKA DUNIA by annajib</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2009/02/20/ulama-ulama-terkemuka-dunia/#comment-113</link>
		<dc:creator>annajib</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 06:23:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/?p=68#comment-113</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumsalam.Wr.Wb. Sukron ya akhi fillah, saat ini ana belumm mendapatkan informasi terbaru tentang bagaimana untuk bisa menjadi siswa di sana. Dalam buku yang ana tulis itu berdasarkan data tahun lalu di Tarim, untuk tahun ini ana belum mendapatkan informasi detail tentang tarim. Menurut ana pesyaratan belajar di Tarim insyaAllah tidak jauh beda dengan tulisan ana di buku tyersebut. Jika antum ingin tahu persis tentang pesyaratan belajar di Tarim, antum bisa menemui al-Habib Hasan Al-Kaff salah satu pengajar di Ponpes Bahrul Maghfiroh Tlogo Mas Malang. Beliau insya Allah akan memberikan informasi yang terkait dengan pendidikan di Tarim. Afwan. Wassalamu&#039;alikum.Wr.Wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumsalam.Wr.Wb. Sukron ya akhi fillah, saat ini ana belumm mendapatkan informasi terbaru tentang bagaimana untuk bisa menjadi siswa di sana. Dalam buku yang ana tulis itu berdasarkan data tahun lalu di Tarim, untuk tahun ini ana belum mendapatkan informasi detail tentang tarim. Menurut ana pesyaratan belajar di Tarim insyaAllah tidak jauh beda dengan tulisan ana di buku tyersebut. Jika antum ingin tahu persis tentang pesyaratan belajar di Tarim, antum bisa menemui al-Habib Hasan Al-Kaff salah satu pengajar di Ponpes Bahrul Maghfiroh Tlogo Mas Malang. Beliau insya Allah akan memberikan informasi yang terkait dengan pendidikan di Tarim. Afwan. Wassalamu&#8217;alikum.Wr.Wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on ULAMA-ULAMA TERKEMUKA DUNIA by abu ahmad djalu ajie</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2009/02/20/ulama-ulama-terkemuka-dunia/#comment-112</link>
		<dc:creator>abu ahmad djalu ajie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 23:47:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/?p=68#comment-112</guid>
		<description>Assalamualiakum wr wb
Setelah membaca artikel blog ini saya sangat tertarik sekali dengan rubath tarim. Mohon informasinya apabila ingin belajar kesana atau paling tidak belajar ke cabang-cabangnya yang ada di negeri yaman. 
Wassalamualaikum wr wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualiakum wr wb<br />
Setelah membaca artikel blog ini saya sangat tertarik sekali dengan rubath tarim. Mohon informasinya apabila ingin belajar kesana atau paling tidak belajar ke cabang-cabangnya yang ada di negeri yaman.<br />
Wassalamualaikum wr wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on TANYA-JAWAB AQIQAH by annajib</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/03/15/tanya-jawab-aqiqah/#comment-111</link>
		<dc:creator>annajib</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 06:53:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/2008/03/15/tanya-jawab-aqiqah/#comment-111</guid>
		<description>Saudaraku Fadiel untuk mengetahui tujuan aqiqah, anda bisa melihat dalam blog saya tentang aqiqah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku Fadiel untuk mengetahui tujuan aqiqah, anda bisa melihat dalam blog saya tentang aqiqah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on TANYA-JAWAB AQIQAH by annajib</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/03/15/tanya-jawab-aqiqah/#comment-110</link>
		<dc:creator>annajib</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 06:50:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/2008/03/15/tanya-jawab-aqiqah/#comment-110</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumsalam, Wr.Wb. Bismillahirrahmanirrahim. Ya akhi Ahsan, Aqiqah itu hukumnya sunnah muakkad bagi yang mampu. Jika tidak mampu untuk mengaqiqahkan putranya atau putrinya karena masih ada kebutuhan primer yang mesti dipenuhinya, maka tidak apa-apa dan tidak berdampak negatif baginya. Jika anda bisa mengaqiqahi putra anda hanya dengan daging saja, tidak apa-apa dan hal itu tidak mengurangi pahala anda sedikitpun. Yang dinilai oleh Allah adalah kepatuhan dan ketaatan seseorang dalam menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya. Namun, jika daging itu dimasak dan dibagikan kesanak-saudara bersamaan dengan memberikan nama sang bayi yang baru lahir, itu lebih afdhol dan utama karena mengikuti sunnah. Wallahu a&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumsalam, Wr.Wb. Bismillahirrahmanirrahim. Ya akhi Ahsan, Aqiqah itu hukumnya sunnah muakkad bagi yang mampu. Jika tidak mampu untuk mengaqiqahkan putranya atau putrinya karena masih ada kebutuhan primer yang mesti dipenuhinya, maka tidak apa-apa dan tidak berdampak negatif baginya. Jika anda bisa mengaqiqahi putra anda hanya dengan daging saja, tidak apa-apa dan hal itu tidak mengurangi pahala anda sedikitpun. Yang dinilai oleh Allah adalah kepatuhan dan ketaatan seseorang dalam menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya. Namun, jika daging itu dimasak dan dibagikan kesanak-saudara bersamaan dengan memberikan nama sang bayi yang baru lahir, itu lebih afdhol dan utama karena mengikuti sunnah. Wallahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on K. Allah bersama Orang Yang Berzikir by annajib</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/k-allah-bersama-orang-yang-berzikir/#comment-109</link>
		<dc:creator>annajib</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 06:43:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/k-allah-bersama-orang-yang-berzikir/#comment-109</guid>
		<description>Mbak Dewi yang terhormat, zina merupakan salah satu dosa besar yang memiliki akibat bagi pelakunya di dunia dan di akhirat. Hukuman bagi orang yang berzina -jika ia belum menikah- maka dia harus didera (dicambuk) sebanyak 80 kali dan diasingkan selama satu tahun, tetapi jika ia sudah menikah, maka hukumannya adalah dirajam sampai meninggal. Hukuman ini dilakukan di negara muslim, sebab yang berhak melakukan hukuman adalah pemerintah. Zina adalah perbuatan keji. Namun, walaupun demikian jangan putus asa dari rahmat dan ampunan Allah. Ingat, seorang pelacur yang memberikan air minum seekor anjing dengan rela dirinya mati kehausan, akhirnya Allah mengampuni dosanya. Demikian pula seorang pembunuh 100 orang, karena bertaubat dengan sebenarnya, iapun diampuni oleh Allah. Ketahuilah, pintu taubat Allah dan rahmat Allah selalu terbuka bagi pelaku dosa-dosa besar sampai batas nafasnya tersendat ditenggorokan (sekarat). Taubat yang diterima adalah taubatan nasuhah. Syaratnya: menyesal dan bertekat dengan sungguh-sungguh tidak mengulangi lagi, meninggalkan perbuatan dosa itu, menggantinya dengan amal shaleh, pergi dari lingkungan, gambar, film, orang yang dapat mendorong dirinya untuk berzina lagi. Perbanyaklah membaca istighfar, shalat taubat, santuni anak-anak yatim, rajin-rajinlah untuk mengikuti tausiyah -tausiyah yang disauh oleh ulama ulama mukhlis. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan hanya berharap ridho Allah semata, insya Allah taubatnya diterima Allah. Dan orang yang bertaubat dari dosa-dosa besar akan menjadi kekasih Allah.  Allah berfirman: &quot;Innallaha yuhibbut tauwwabiin&quot; Artinya sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak Dewi yang terhormat, zina merupakan salah satu dosa besar yang memiliki akibat bagi pelakunya di dunia dan di akhirat. Hukuman bagi orang yang berzina -jika ia belum menikah- maka dia harus didera (dicambuk) sebanyak 80 kali dan diasingkan selama satu tahun, tetapi jika ia sudah menikah, maka hukumannya adalah dirajam sampai meninggal. Hukuman ini dilakukan di negara muslim, sebab yang berhak melakukan hukuman adalah pemerintah. Zina adalah perbuatan keji. Namun, walaupun demikian jangan putus asa dari rahmat dan ampunan Allah. Ingat, seorang pelacur yang memberikan air minum seekor anjing dengan rela dirinya mati kehausan, akhirnya Allah mengampuni dosanya. Demikian pula seorang pembunuh 100 orang, karena bertaubat dengan sebenarnya, iapun diampuni oleh Allah. Ketahuilah, pintu taubat Allah dan rahmat Allah selalu terbuka bagi pelaku dosa-dosa besar sampai batas nafasnya tersendat ditenggorokan (sekarat). Taubat yang diterima adalah taubatan nasuhah. Syaratnya: menyesal dan bertekat dengan sungguh-sungguh tidak mengulangi lagi, meninggalkan perbuatan dosa itu, menggantinya dengan amal shaleh, pergi dari lingkungan, gambar, film, orang yang dapat mendorong dirinya untuk berzina lagi. Perbanyaklah membaca istighfar, shalat taubat, santuni anak-anak yatim, rajin-rajinlah untuk mengikuti tausiyah -tausiyah yang disauh oleh ulama ulama mukhlis. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan hanya berharap ridho Allah semata, insya Allah taubatnya diterima Allah. Dan orang yang bertaubat dari dosa-dosa besar akan menjadi kekasih Allah.  Allah berfirman: &#8220;Innallaha yuhibbut tauwwabiin&#8221; Artinya sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on K. Allah bersama Orang Yang Berzikir by dewi</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/k-allah-bersama-orang-yang-berzikir/#comment-108</link>
		<dc:creator>dewi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 05:55:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/k-allah-bersama-orang-yang-berzikir/#comment-108</guid>
		<description>emangnya orang yg  berzinah itu shlolatnya ga diterima selam 40 tahun ya??
klo orang itu mau tobat gimana??apa masih ada jln untuk dibukakan pintu tobat??
Syukron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emangnya orang yg  berzinah itu shlolatnya ga diterima selam 40 tahun ya??<br />
klo orang itu mau tobat gimana??apa masih ada jln untuk dibukakan pintu tobat??<br />
Syukron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on TANYA-JAWAB AQIQAH by ahsan</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/03/15/tanya-jawab-aqiqah/#comment-107</link>
		<dc:creator>ahsan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:49:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/2008/03/15/tanya-jawab-aqiqah/#comment-107</guid>
		<description>tulisannya sangat bermanfaat, oya..saya mengaqiqahkan anak saya tapi hanya mampu dagingnya saja tanpa dimasak, berhubung ada tambahan biaya untuk dimasak yang cukup besar. apakah sunnahnya dimasak tersebut tidak mengurangi nilai dari aqiqah itu sendiri???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisannya sangat bermanfaat, oya..saya mengaqiqahkan anak saya tapi hanya mampu dagingnya saja tanpa dimasak, berhubung ada tambahan biaya untuk dimasak yang cukup besar. apakah sunnahnya dimasak tersebut tidak mengurangi nilai dari aqiqah itu sendiri???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Jumlah dan Pengurangan by annajib</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/10/25/jumlah-dan-pengurangan/#comment-106</link>
		<dc:creator>annajib</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 01:10:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/?p=62#comment-106</guid>
		<description>jazakumullohul khoir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jazakumullohul khoir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on H. Mengendalikan Marah by annajib</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/h-mengendalikan-marah/#comment-104</link>
		<dc:creator>annajib</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 06:37:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/h-mengendalikan-marah/#comment-104</guid>
		<description>Al-hamdulillah, Kulluha min  fadli Robbi, &#039;asaallohu an yahdiikum ilaa sabiilil huda. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Al-hamdulillah, Kulluha min  fadli Robbi, &#8216;asaallohu an yahdiikum ilaa sabiilil huda. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on H. Mengendalikan Marah by annajib</title>
		<link>http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/h-mengendalikan-marah/#comment-103</link>
		<dc:creator>annajib</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 06:28:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annajib.wordpress.com/2008/03/18/h-mengendalikan-marah/#comment-103</guid>
		<description>Shodaqta, marah merupakan pintu keburukan atas bimbingan setan, karena itu kita harus terus berusaha untuk mengendalikannya. Semoga Allah berkenan memberikan kita kemampuan untuk mengendalikan emosi kita saat memuncak. Sehingga kita tetap pada keadaan yang shosih. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Shodaqta, marah merupakan pintu keburukan atas bimbingan setan, karena itu kita harus terus berusaha untuk mengendalikannya. Semoga Allah berkenan memberikan kita kemampuan untuk mengendalikan emosi kita saat memuncak. Sehingga kita tetap pada keadaan yang shosih. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
