Hidup itu selalu berubah-ubah mengikuti perubahan waktu dan zaman. Biarkan diri kita mengikuti perubahan dengan tetap menjadi jati diri kita sendiri. Jangan kita terlalu dan berlebihan dalam menyikapi segala sesuatu, supaya kita tidak terpaksa dan kecewa, dan dipermainkan oleh masalah yang sedang kita hadapi, serta nyaman menjalani hidup di dunia ini. Jangan membendung arus yang perubahan yang baik, tetap ikuti dengan slow saja, tetapi berkelitlah dari arus yang kotor. Biarkan air mengalir ketempat tujuannya, yang penting adalah bagaimana disetiap perubahan kita menjadi orang yang tetap berpijak dijalan Allah dan memberi manfaat kepada lingkungan kita.

Cintailan sesuatu sekedarnya saja, sebab boleh jadi pada suatu nanti apa yang kamu cintai akan menjadi sesuatu yang paling kamu benci. Bencilah sesuatu atau musuhmu sekedarnya saja, boleh jadi apa yang kamu benci pada suatu hari nanti akan berubah menjadi sesuatu yang paling kamu cintai. Hidup sedang-sedang saja dalam masalah dunia akan menghantarkan seseorang pada ketenangan hidup. Sedangkan hidup dengan penuh ambisi dan berlebihan akan menghantarkan dirinya masuk pada perbudakan dan huru hara jiwa. Selamat mencoba! Semoga dengan, pemikiran ini kita dapan memposisikan diri kita pada esensi hidup yang sebenarnya sebagai hamba Allah dan kholifahtullah. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s