GURU FAVORIT DAN GURU IDEAL

Oleh: Samsul Afandi, SS.

Guru adalah sosok pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka mencurahkan segenap kemampuannya utuk mencerdaskan anak bangsa. Jerih payah dan pengorbanannya tak terbalaskan dengan sejumlah materi. Mereka tanpa lelah mendidik, membimbing, dan mengajar siswa-siswa dengan satu tekat dan tujuan yaitu siswa-siswinya lulus dengan nilai terbaik dan menjadi sosok yang berbudi mulia, berwawasan luas, terampil, cekatan, dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Demi misi dan visi tersebut apapun mereka lakukan. Bagi mereka kebahagiaan yang tiada terhingga adalah ketika melihat anak didiknya berhasil dalam menempuh pendidikan.

Di mata anak didiknya terkadang mereka tampil sebagai sosok yang menyeramkan karena kedisiplinannya, tampil sebagai sosok yang penyayang karena mereka mejadi orang tua di sekolah, tampil sebagai sosok teladan bagi siswa-siswinya, dan tampil sebagai sosok yang diidolakan oleh mereka karena kecintaan anak didiknya kepada mereka. Di hati anak didik ini tertulis di balik yang tersurat yaitu guru favorit dan guru ideal. Anak didik menetapkan sebuah gelar penghargaan kepada guru mereka karena mereka benar-benar merasakan ketulusan dan sentuhan lahir batin yang diberikan kepada mereka. Ketulusan dan keikhlasan guru tidak tertulis dan tidak tersurat tetapi dapat dirasakan dengan kepekaan indra anak didiknya.

Karena kedekatan batin dan rasa melindungi seorang guru dapat dikenal oleh siswanya sebagai guru favirit. Ada juga seorang guru yang telaten, sabar, ramah, penuh kasing sayang, mengerti kepada siswa nya, selalu menebar senyum, sangat perhatian banget kepada siswanya, hingga akhirnya dia dijuluki sebagai guru favorit. Ada kalanya guru yang suka membuat kelas menjadi bersemangat, gembira, senang, suka senyum, suka menolong kesulitan yang dialami oleh anak didik, maka dia mendapat penghargaan sebagai guru favorit. Ada juga guru yang mengajar dengan atraktif, inovatif serta mudah dipahami oleh sisiwa, maka dia mendapatkan gelar sebagai guru favorit.

Coba kita perhatikan beberapa pernyataan dari siswa dalam memberikan penilaian kepada guru mereka:

  1. Pak Afandi adalah guru yang disiplin, tegas, dan sangat perhatian kepada siswanya. Beliau guru yang sangat telaten, sabar, dan sangat teliti. Meskipun demikian beliau bisa membuat kelas saya yang anaknya bandel bisa menurut. Beliau adalah sosok idamanku.

  2. Bu Farida adalah guru yang cantik, baik, tegas dalam pelajaran, disiplin, rajin. Dia suka senyum, suka menceritai anak-anak di kelas. Kalau ada masalah dia suka membantu untuk menyelesaikan masalah siswa. Dalam menerangkan pelajaran mudah diterima.

  3. Bu Dewi guru biologi yang suka humor saat bmengajar sehingga anak-anak mudah menerima pelajaran yang diajarkan kepada anak-anak.

  4. Ustadz Afdhol guru yang baik hati. Waktu aku kesusahan, dia selalu membiming dan membantku saat mencari program-program, sehingga saya mudah memahami pelajarannya.

  5. Pak Taufik guru matematika, jika mengajar enak, enjoi, menarik dan menyenangkan. Metode pembelajarannya atraktif mengajak siswa berfikir kritis, kelas yang pasif menjadi aktif dan dalam memberikan penilaian sangat obyektif, serta orangnya sangat humoris.

Dari beberapa komentar dan pernyataan tulus dari beberapa siswa ini menunjukkan bahwa siapakah guru yang ideal yang didambakan oleh siswa siswinya?. Menurut saya guru ideal dan guru favorit itu memiliki beberapa ciri, di antaranya:

a. Guru yang selalu tulus dan ikhlas saat mengajar anak didiknya

b. Guru yang memiliki sifat sabar, telaten, perhatian, tidak sombong, kasih sayang, suka membatu kesulitan siswa, dapat menanamkan rasa percaya diri siswa, selalu membangun motivasi siswa untuk terus semangat belajar.

c. Guru yang memiliki etos kerja dan semangat yang tinggi, seperti disiplin, tegas, tanggung jawab, dan dapat memberikan teladan terbaiknya kepada siswa-siswinya.

d. Guru yang profesional dalam bidangnya, yaitu dapat menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa. Seperti inovatif, atraktir, obyektif, selalu mengajak siswa berfikir kritis, humoris, dan mudah dipahami oleh anak didiknya.

e. Guru yang dapat menjadi teladan siswanya dimanapun dia berada

f. Guru yang memiliki visi misi mencerdaskan bangsa dan anak didiknya untuk ikut berpartisipasi dalam membangun bangsa yang kita cintai ini. Lebih dari itu, ia juga memiliki visi di balik visi di atas yaitu mendapat kehormatan dari Allah untuk menyebar luaskan ilmu titipan Allah kepada umat.

g. Guru yang selalu memiliki idiologi yang kokoh, wawasan yang luas, dan akhlak mulia.

h. guru yang selalu meningkatkan kompetensi diri dengan berlatih, menimba ilmu, dan mengasah provesionalitas dirinya.

i guru yang bermanfaat bagi orang lain dan menjadi surutauladan bagi siswa-siswinya

Mudah-mudahan para guru selalu mendapatkan limpahan rahmat, taufiq, dan hidayah Allah SWT serta jasa-jasa mereka selalu dibalas dengan kebaikan oleh-Nya. Semoga rahmat Allah selalu menyertai langkah demi langkahmu ….. Wahai guru.

Malang, Selasa, 8 September 2009

One response »

  1. azhar says:

    amien ya robb……………….mudah-mudahan kita bisa mencontoh dan bisa menjadi guru idaman,,,ya paling tidak menjadi guru idaman bagi anak cucu kita,,,amien ya robbal alamin……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s