TIPS MENGHADAPAI ANAK MENYIMPANG

Oleh: Samsul Afandi, SS, M.Pd.I

Suatu ketika kita tersudut dalam posisi yang sulit, jika melihat anak sendiri melakukan perbuatan menyimpang, nakal, mencuri, asusila, suka memukul teman teman disekolah. Entah itu nakal karena terpengaruh oleh teman-temannya di sekolah atau memang dia tergolong anak yang hiperaktif.

Lalu, apa yang sebaiknya kita perbuat untuk menghadapi anak yang demikian ? Ada beberapa tips dalam menghadapi anak yang nakal, yaitu:

  • Jika Anda mendengar atau mengetahui penyimpangan, tetaplah tenang dan jangan marah-marah atau memukul anak. Berilah pengarahan, bahwa apa yang dia lakukan itu tidak boleh dilakukan dalam agama dan tidak baik dimata manusia.
  • Hendaknya kita tetap bersikap obyektif walaupun yang berbuat salah itu adalah anak Anda sendiri.
  • Jika memang anak berbuat salah, jangan ragu untuk menyuruhnya meminta maaf kepada temannya dan jangan pula ragu untuk memberikan hukuman padanya.
  • Lakukan komunikasi dengan anak penuh kasih sayang. Beri waktu pada anak untuk berjalan berdua dengan anda, arahkan dia untuk bisa membuka diri dan mengutarakan apa masalahnya atau keinginan dia. Beri pengertian mengenai perbuatannya selama ini.
  • Berikan perhatian yang lebih dan motivasi atau hadiah yang bisa menumbuhkan ras percaya diri anak.
  • Jangan ragu untuk bekerjasama dengan pihak sekolah.
    Kita tambah kesibukan dia dengan kegiatan yang mendidik lainnya, seperti baca majalah, bacaan buku, menulis cerita, blog, olah raga. Anda juga dapat meminta pendapat anak, apa yang menjadi hobinya, tentu saja kegiatan yang positif.
  • Jika memang anak tetap melakukan penyimpangan dan itu dilakukan secara berulang ulang, janganlah ragu untuk melibatkan pihak ketiga, psikolog, guru BP turut serta membimbing anak.
  • Coba diselami bagaimana hidup menjadi seorang anak yang dunianya adalah dunia permainan
  • Berikan nasehat atau pemahaman lewat orang yang dihormati seperti guru, paman, ustadz atau orang yang ucapannya memiliki kesan dihati anak tersebut.
  • Ajak anak bermain dan belajar menemukan jati dirinya lewat permainan, penyaluran bakat, hobi dan sesuatu yang sama sekali asing bagi dia.
  • Hindarkan dia dari lingkungan yang membimbing dia berprilaku negatif
  • Koreksi diri bagi orang tua dalam hal memberikan makanan atau sesuatu yang dikonsumsi oleh anak tersebut. Jika ada unsur haram, maka lakukan penyucian penghasilan hingga terwujud pemenuhan kebutuhan hidup dari yang halal. Sebab, harta haram akan meninggalkan hati yang keras, mati, dungu, egois, dan menolak nasehat.
  • Berikan keteladan dirumah maupun diluar rumah
  • Ajak anak tersebut untuk sholat berjamaah di masjid atau bersilaturrahmi kerumah orang sholeh. Sebab, silaturrahmi kerumah orang sholeh akan menimbulkan kesan mendalam dalam hati anak.
  • Dan istiqomahlah untuk mendoakan anak agar menjadi anak yang sholeh, terutama sehabis kita menunaikan sholat tengah malam.
  • Berikan selalu anak dengan asupan giri dari harta yang halal.
  • Berikan pendidikan Islami baik langsung maupun tidak langsung. (dirumah atau dilembaga tertentu).

One response »

  1. abahluqman says:

    artikelnya bagus skali lebih komplit dari artikel saya di http://www.aunian.com/anak-nakal.htm terima kasih, bisa bwat nambahin materi🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s