data dan fakta di departemen agama menyebutkan bahwa angka perceraian dari tahun ke tahun terus meningkat. Penyebabnya bermacam-macam, seperti hilang rasa cinta, tidak terpenuhi standar ekonomi, harta melimpah, kedudukan yang menjanjikan,  perselingkuhan, kekerasan rumah tangga, terlibatnya orang ketiga, pengurusan anak, dan lain sebagainya.

di samping itu, perkawinan dianggap sebagai administrasi legalitas hubungan suami istri saj. Bukan sebagai ajaran suci yang menghantarkan keduanya pada kehidupan yang sejati. Data menyebutkan bahwa perkawinan berlangsung karena si wanita telah hamil dahulu. Banyak anak yang lahir dari hubungan yang haram. ini menunjukkan bahwa ambruknya moralitas dan aqidah umat. untuk mendapatkan keturunan yang sholih dari nasab yang bersih merupakan hal yang langka.

ini perlu perhatian serius dari semua pihak baik pemerintah, lembaga pendidikan, pemuka agama, orang tua, dan masyarakat agar garis keturunan seorang muslim tetap jelas dan suci.

Tentu setiap orang ingin nasab/ garis keturunannya tetap jelas dan suci dan bertemu dengan seseorang yang nasabnya jelas, suci, dan terjaga. Bila seorang wanita yang nasab/ garis keturunannya jelas, suci, terjaga bertemu dengan pria yang nasabnya jelas, suci, terjaga, maka akan melahirkan generasi sholih dambaan kita semua.

untuk mewujudkannya harus dimulai dari diri kita agar menjaga kesucian diri dari zina, pergaulan bebas dan melampiaskan nafsu kesembarang orang. Takut kepada Allah SWT kuncinya. Tanpa ada rasa takut kepada Allah SWT atau Allah SWT di abaikan, tentu seseorang akan berani melanggar aturan yang Allah SWT tetapkan. Semoga nasab kita selalu terjaga dan perceraian dapat ditekan sedemikian rupa. Amin.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s